Pohon Di Makam Umum Tumbang dan roboh Sampai Sampai pocong keluar dari kubur.
Ilmu Tidak Akan Barokah Tanpa Akhlak Kepada Guru Gus Kautsar
Tidak semua orang yang ingin belajar akan langsung sampai kepada keberkahan ilmu. Oleh sebab itu, kunci keberhasilan seorang santri dan santriwati bukan hanya pada seberapa banyak dia menghafal dan juga memahami kitab, akan tetapi pada seberapa dalam dia meneladani dan mengikuti akhlak dan perilaku sang guru.
Seorang santri pada sejatinya adalah dia yang menjadikan kiyai dan guru mereka sebagai cerminan hidup. Dan juga cara berbicaranya, bersikapnya, dan juga menghormati orang lain, hingga bagaimana mereka menjaga niat oleh semua itu untuk dipelajari bukan hanya dari teori, tetapi dari keteladanan sang guru.
Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki pernah berkata:
إذا أردت السعادة عش بخلق شيخك
"Jika engkau ingin meraih suatu kebahagiaan, maka hiduplah dengan akhlak atau karakter dari pada gurumu."
Itulah jalan sunyi yang sering kita lupakan. Banyak orang yang ingin sukses, akan tetapi enggan mengikuti akhlak para gurunya. Padahal, keberkahan ilmu itu justru lahir dari sebuah adab sebelum ilmu itu ada sendiri.
Menjadi santri itu bukan hanya untuk soal belajar, akantapi soal perubahan. Bukan hanya sekedar ingin tahu, tapi harus juga meniru. Karena maka dari situlah akan lahir keberhasilan yang tidak akan terlihat di dunia, akan tetapi juga bernilai di sisi Allah allah.
Maka dari itu kalau ingin sukses sebagai seorang santri, maka jangan jauh jauh dari jejak langkah gurumu. Dekatlah dengan teladan akhlaknya, hiduplah dengan perilaku adabnya, dan maka jadikan itu sebagai jalanmu untuk menuju keberkahan.
Hakikak Ilmu Bagi Kehidupan Manusia ‼️ Gus Kautsar
Ilmu itu bukan hanya sekedar perkumpulan pengetahuan, melainkan cahaya yang bisa meninggikan derajat para manusia. Sejak jaman dahulu para ulama sudah menegaskan bahwanya kemuliaan yang sejati bukan hanya terletak pada harta benda atau jabatan yang di punya, akan tetapi terhadap ilmu yang menghiasi diri manusia.
Sayyidina Ali pernah berkata:
كفى بالعلم شرفًا أن يدعيه من لا يحسنه وكفى بالجهل ذمًا أن يتبرأ منه من هو فيه
“Cukuplah ilmu itu yang mulia, sampai-sampai orang yang tidak mempunyai pun mengaku ingin memilikinya. Dan cukuplah kebodohan itulah yang tercela, sampai-sampai orang orang yang berada di dalamnya pun ingin berlepas diri darinya.”
Betapa istimewanya sang ilmu. Bahkan orang orang yang sebenarnya belum pernah memahami pun akan merasa bangga ketika mereka dianggap orang pintar. Dia berbunga-bunga ketika sedang dipuji orang yang berilmu. Sebaliknya, tidak ada seorang pun yang dengan bangganya mengakui dirinya orang yang bodoh. Semua orang ingin terlihat ingin tahu, ingin kelihatan berwawasan, dan juga ingin dihormati karena ilmunya.
Itulah suatu bukti bahwa di dalam fitrah seorang manusia, ilmu ialah kemuliaan, dan kebodohan ialah kehinaan. Maka jika seseorang yang belum punya ilmu saja, dia merasa senang saat dianggap pintar, bagaimanapun seharusnya kita yang sudah diberi kesempatan untuk belajar? Bukankah sepatutnya kita ini semakin jadi orang yang bersyukur dan semakin jadi orang yang rendah hati?
Kehebatannya ilmu bukan hanya untuk membuat seseorang ingin dihargai manusia lainnya, akan tetapi juga bisa mengangkat derajat manusia di sisi Allah swt. Ilmu menuntun kita pada jalan kebenaran, dan membimbing akhlak kita, dan juga menjaga diri dari kesalahan. Sedangkan sebuah kebodohan itu, jika gak segera diobati, maka hanya akan menjerumuskan diri kita dan juga mempermalukan diri sendiri kita sendiri.
Maka dari itu kita terus menuntut ilmu, bukan karna ingin dapat pujian, akan tetapi untuk mendapatka cahaya yang menyinari hidup kita. Maka Karena sejatinya, kemuliaan itu akan melekat pada sang ilmu, dan aib atau keburukan itu akan melekat kepada kebodohan.
Isabella Orang Turki Yang Hadir Di Markas Sabilu taubah Gus Iqdam
Dakwah Islami Gus Kautsar
Ada satu rahasia yang sering kita luput dari perhatian: keberkahan hidupnya seorang santri yang tidak hanya lahir dari tiap banyaknya ilmu, tetapi dari kuat dirinya hubungan dengan sang gurunya.
Sesworang santri yang telah menjaga adabnya, merawat silaturahmi, dan selalu terhubung dengan sang gurunnya, baik dalam doa doa, ingatan, maupun khidmah yang akan menemukan bahwa hidupnya seorang santri dimudahkannya dengan cara-caranya yang tak terduga duga.
Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki pernah berkata :
ما رأيت أحدا يتعلق بشيخه ثم خاب
“Saya tak pernah melihat seorang santri yang sangat bersungguh-sungguh berpegang teguh kepada gurunya dan kemudian menjadi kecewa.”
Itu bukan sekadar ungkapan kata, akan tetapi pengalaman para ulama ulama sepanjang zamannya. Ketika seorang santri ia tidak melepaskan dirinya dari pada bimbingan gurunya, maka Allah swt bukakan jalan baginya, ringankan urusanku, dan cukupkanlah kebutuhannya kami.
Maka, jangan hanya mencari cari ilmu dari gurunya. Maka Jagalah hubungan dengannya. Karena di sanalah letak suatu keberkahan yang sering kali itu lebih besar dari padanya sekadar ilmu itu sendiri.
Penemuan Seorang Bayi Perempuan Di Dalam Masjid, di aceh
Habib Zaidan Yahya Klarifikasi Kapan Acara Nikahnya Dengan Ning Firza
Habib Zaidan Yahya Tunangan Pada Hari Selasa 24 Maret 2026 Dengan Ning Firza Yang Di Yang Berlansung Di rumah keluarga ning firza, acaranya dari pagi sampek sore, habis itu ning firza balek ke lombok untuk melanjutkan kuliahnya, ujar Habib zaidan
Habib zaidan buka suara di akun tiktoknya kalau habib zaidan akan menikahin ning firza tahun depan insyaa allah katanya, karna habib zaidan masih nunggu kuliah ning virza selesai dulu katanya masih semester 5, kata habib zaidan neng firza jurusan kedokteran farmasi, sama kayak saudaranya saudaranya, kedokteran dan farmasi,
Kata habib zaidan do'akan yang baik baik tentangnya ujarnya, biar yang doakan baik baik akan kembali ke diri sendirinya katanya.
Banyak komentar baik yang dukung pernikahanya habib zaidan dan ning firza semoga lancar sampai hari H.
Seperti..
@Ami Sri:Habib saye ikut seneng semoga bahagia ya bib
@Sugiyanti:smoga bahagia habib👍👍👍
@budhininingsih5:LDR an bib... semoga di mudahkn di lncr kn pek hri H
Kabar Terbaru Habib Zaidan Yahya Dan Neng Virza Tunangan
Habib Zaidan Dan Neng Virza Tunangan
Habib Muhammad Zaidan Yahya dan yang di kenal juga habib zaidan Adalah Sosok Vokalis sholawat dan juga bintang dari majelis sholawat sekar langit,
Habib zaidan lahir di pekalongan pada 11 januaru 2002
Habib zaidan pada hari selasa 24 maret 2026 melepaskan lajangnya dengan bertunangan dengan neng virza
Neng Virza Menurut akun Tiktok @aprilia1104 dia menyebut @Aprilia1104: Iya betul, beliau asli luar jawa tp kuliah di jogja 🥰
Dan dia juga menyebut @Aprilia1104: Kalo tepatnya kurang paham tp daerah timur, lombok atau sumbawa gitu, Yg tau persisnya boleh komen y 🥰
Menurut kabarnya tunangan habib zaidan orang luar jawa antara lombok dan sumbawa
Banyak netizen menyebutkan bahwa ini hari patah hati nasional seperti yang di katakan di akun akun tiktok seperti di bawah ini
Tiktok @♡: hari patah hati nasionall 🥺🥺 ikut seneng tapi sakit liatt ny. huhuhuuu
Tiktok @فوني اري
:ya Allah saya kok ngelihat habib Zidan lamaran kok malah nangis kejer sih, kaya nggk ikhlas buat ngelepas kan🥺
semoga lancar sampai hari H nggih bib?
Tiktok @Kanasa Ramadani:
tolong bilang ke aku sekarang kalo ini cuma mimpi dan boongan 🥹🥹
@Dea Amanda:
Fah kamu wanita yang beruntung itu, yang selama ini jadi bahan pertanyaan kita semua "Siapakah wanita beruntung itu? " ternyata kamu, Fah jaga beliau yaa, kita titip beliau ke kamu, bikin bahagia terus yaa, kalo udah sah nanti sering sering post kebersamaan kalian pliss, pengen liat bucin nya beliau kayak gimana 😆🤏🏻 bismillah langgeng bahagia dunia akhirat amiin 🤲🏻
Motivasi Islami Kh Hafidz Hakiem Noer Syubbanul Muslimin
Ramadan telah berlalu,
Seperti senja senja yang perlahan tenggelam di ujung ujung waktu,
Ia datang membawa cahaya cahaya untuk hati yang lelah,
Mengajarkan hati sabar dalam perut yang lapar,
dan menghidupkan malam hari dengan bacaan Al qur'an dan doa-doa yang sunyi,
Kini dia telah berpamitan pelan pelan,
Kini meninggalkan harapan harapan agar kita tetap menjaga cahaya cahaya yang ia nyalakan tiap ramadan.
Ya Allah, jika bulan Ramadan telah pergi meninggalkan kita,
Maka kami mohon pertemukanlah kami kembali lagi dengannya di tahun depan yang akan datang,
Hidup ini bukan hanya untuk menjadi orang orang yang penting
Tapi bagaimana caranya agar menjadi orang orang yg berguna bagi orang lain dan juga bermanfaat bagi sesama manusia.
ILMU BUKAN SOAL PAHAM TAPI SOAL HATI YANG IKLAS & AMALNYA DI AMALKAN



