Nabi Ayyub As, ialah seorang laki laki yang sangat tampan, fisiknya bagus. Beliau tinggal di daerah Awash, bagian dari wilayah gunung Sa'ir atau negeri Adum.
Nabi Ayyub As, bangsa romawi dari keturunan nabi Ya'qub As bin Ishaq As.Ibunda Nabi Ayyub As keturunan nabi Luth As. Beliau memiliki istri yang sangat cantik bernama Rahmah. Nabi Ayyub memiliki 12 anak laki - laki yang sangat pintar dan juga tampan.
Hidup nabi Ayyub As sangat sejahtera dan penuh dengan kenikmatan hidup. Beliau memiliki rumah yang sangat mewah, tanah yang subur, dan kebun yang sangat luas, serta tanaman tanaman yang sangat indah dan juga memiliki binatang ternak.
Nabi Ayyub As sangat bergelimang harta dan kesejahteraan selama 20 tahun dan tidak pernah ada cobaan di dalam hidupnya.
Namun pada suatu hari, Nabi Ayyub terkena penyakit kulit yang memenuhi seluruh tubuhnya, dan penyakit ini tergolong menular, sehingga nabi Ayyub As dan istrinya di asingkan.
Cobaan yang kedua datang, ketika 12 anak - anak nabi Ayyub As sedang berkumpul tiba - tiba bangunan yang mereka singgahi roboh, seketika 12 anak nabi Ayyub As meninggal semua.
Lalu cobaan datang lagi ketika harta yang beliau miliki habis lenyap tidak tersisa saat ia dalam keadaan sakit dan anak - anak nya yang sudah meninggal.
Beliau mengidap penyakit kulit atau lepra, seluruh tubuhnya membusuk, di tubuh beliau banyak sekali belatung yang menempel. Banyak teman dan para sahabat nya menjauhi beliau karena merasa jijik, istri - istri nabi Ayyub As satu per satu mulai meninggalkan beliau.
Nabi Ayyub As, diasingkan di sebuah tempat pembuangan sampah, hanya ada satu istri nabi Ayyub As yang setia dan mau menemani nabi Ayyub As.
Istri nabi Ayyub As bekerja dari orang lain untuk mendapatkan upah, dengan upah tersebut bisa membeli makanan dan minuman untuk nabi Ayyub As.
Selain bekerja keras, istri nabi Ayyub As sangat sabar menghadapi penyakit yang di derita suaminya ( Nabi Ayyub ). Masyarakat yang mengetahui istri nabi Ayyub bekerja, mereka tidak mau berinteraksi karena takut tertular penyakit, itu membuat istri nabi Ayyub sangat kesulitan mendapatkan kerja.
Istri nabi Ayyub As pergi menuju orang - orang kaya dan kemudian istri nabi Ayyub menggadaikan kepang rambutnya dan membawa makanan dan minuman untuk nabi Ayyub As.
Kesabaran nabi Ayyub As dalam ketaatan kepada Allah SWT, sabar dan tidak melakukan kemaksiatan, sabar ketika di uji cobaan yang sangat berat.
Kesabaran nabi Ayyub As terdapat pada Al Qur'an surat Sad ayat 44.
Artinya : “Sesungguhnya kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik baik hamba. Sungguh dia sangat taat (kepada Allah)”. (Q.S Sad : 44).
Dzikir nabi Ayyub As pun terdapat pada surat Al Anbiya ayat 83.
Artinya :”Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang". (Q.S Al - Anbiya ayat 83).
Sekian tahun sakit dan terus bersabar, Allah SWT pun menjawab doa nabi Ayyub As dalam surat Al - Anbiya ayat 84.
Artinya : “Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah”.(Q.S Al - Anbiya ayat 84).
Lalu Allah SWT mengwahyukan kepada nabi Ayyub As supaya kaki nya di hentakkan ke tanah, dan kemudian tanah itu memancarkan air yang sangat sejuk, kemudian air itu di buat minum dan juga mandi oleh nabi Ayyub As.
Dengan izin Allah SWT, nabi Ayyub As sembuh dari penyakit kulitnya, belatung yang ada di badannya seketika hilang, beliau kembali sehat dan menjadi orang rupawan.
Allah SWT pun mengembalikan harta benda nabi Ayyub As dan melipat gandakan harta beliau, istrinya melahirkan dua anak kembar sehingga berjumlah menjadi 24 anak.
Kesabaran yang di miliki nabi Ayyub As dan keimanan nya yang kuat, sehingga beliau berhasil menghadapi cobaan yang berat dalam hidupnya.
Kisah Nabi Ayyub As, Yang bisa di ambil hikmahnya, antara lain :
1. Nabi Ayyub As, tidak pernah sesekali berpaling dari Allah SWT. Walaupun setan mengganggu beliau.
2. Allah SWT menguji setiap manusia dengan masalah, karena manusia itu pasti mampu untuk melewati masalah tersebut
3. Memperkuat iman kita kepada Allah SWT dan memperbanyak amal juga dzikir.
4. Nabi Ayyub As menerima dengan ikhlas saat menghadapi ujian yang menimpanya.
Kisah Nabi Ayyub As, tentu memberikan banyak pelajaran bagi umat islam, salah satunya ialah bentuk kesabaran ketika menghadapi ujian hidup, penyakit, serta kehilangan harta benda nya.
Selain itu kisah ini juga mengajarkan kita bahwa seorang hamba agar senantiasa berdoa dan berharap hanya kepada Allah SWT dalam kondisi apapun.
Dengan kesabaran dan bertawakal pasti akan ada jalan dan pertolongan dari Allah SWT.



0 Comments:
Posting Komentar