Sahabat Religi

www.sahabatreligi.or.id Terimakasih Telah Berkunjung Di Website Kami Semoga Bermanfaat. KEUTAMAAN MENUNJUKKAN KEBAIKAN Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” [HR. Muslim]

Mengenal Sosok Halimatus Sa'diyyah ( Ibu Susuan Nabi Muhammad Saw ).

Semua bermula di wilayah Hijaz, terutama di mekkah yang mengikuti tradisi dan kebiasaan mengirim anak - anak mereka, baik itu perempuan maupun laki - laki. Untuk tinggal bersama orang luar kota untuk di rawat dan di asuhnya. 


 Setelah kelahiran Nabi Muhammad Saw. Orang arab sering kali mengirim anak - anak mereka ke desa Badui, dan akan tinggal di sana sampai umur sekitar 7 - 8 tahun. Dari tradisi itulah Nabi Muhammad Saw yang masih bayi bertemu dengan ibu susuan nya yakni Halimatus Sa'diyyah. 



 - Kisah terpilih nya Halimatus Sa'diyyah sebagai ibu susuan Nabi Muhammad. Dikutip dari kisah buku 99 Teladan Sahabat Perempuan Rasulullah, karya Mashur Abdul Hakim mengenai pertemuan Halimah dan Rasulullah.

 Halimatus Sa'diyyah bertemu dengan seorang perempuan di Makkah lalu mengasuh anak - anak dan menyusui mereka. Di karenakan kebiasaan orang makkah yang menitipkan anak mereka.

 Pada suatu hari ibu Aminah datang bersama Rasulullah Saw ( bayi ), namun Halimatus Sa'diyyah menolak dan tidak mau menerima beliau. Sebab Halimatus Sa'diyyah menolak Nabi Muhammad Saw, karena beliau dapat informasi bahwa anak Aminah anak yatim.

 Halimah pun berkata : "Saya juga Yatim, badahal saya berharap kebaikan dari anak bapak itu." 
 Halimatus Sa'diyyah berkata kepada suaminya : "Saya tidak menemukan anak yang mau saya susui." 
Demi Allah SWT saya akan mencari anak yatim itu dan akan saya ambil. Lalu suami Halimah pun menjawab : "Lakukanlah, barangkali Allah SWT memberikan berkah kepada kita, dengan melakukan hal itu." Halimah pun berkata : Ketika saya mengambil anak itu, dia langsung menyambar kedua payudara saya, dan menyusu bersama saudara - saudara nya ( sesusuan ). 
 Suami Halimah menjawab : "Ya Halimah, demi Allah SWT. Saya memperhatikan kamu dapat banyak berkah." - Keberkahan yang di dapat Halimatus Sa'diyyah.


    Ditulis oleh Sri Januarti Rahayu di jelaskan, ketika Halimah menggendong bayi Rasullah, tiba - tiba hilang rasa kerepotan pada dirinya, dan pada menyusui bayi Rasulullah, ia mampu menyedot air susu sesuka nya sampai merasa kenyang, anak kandung Halimah juga ikut menyusu sampai kenyang, hingga kedua nya tertidur pulas. Padahal ketika waktu perjalan menuju Mekkah, Halimah dan suaminya tidak bisa tertidur dengan pulas karena bayi kandung mereka rewel. 

 Selain itu juga, keledai yang mereka naikin sudah tua dan tidak mampu berjalan jauh apalagi membawa beban berat, dan dengan ajaib nya keledai tersebut tiba - tiba mampu berjalan dengan cepat, dan membawa mereka ke perkampungan ia tinggal. 

 Saat tiba di daerah Bani Sa'ad, betapa terkejut nya mereka menyaksikan sepetak tanah yang ia punya berubah menjadi subur, dan domba yang mereka punya menjadi subur hingga bisa di peras susunya. 

 Dengan demikian kisah Halimatus Sa'diyyah menjadi ibu susuan Nabi Muhammad Saw sewaktu masih bayi, hingga mendapatkan berbagai keberkahan dari Allah SWT selama mengasuh Rasulullah Saw.

0 Comments:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More