Nabi Yunus merupakan seorang nabi bagi agama samawi, agama samawi meliputi agama islam Yahudi dan Kristen.
Beliau di tugaskan berdakwah pada orang Assyria Ninawa - Iraq.
Kisah Awal Nabi Yunus As Mengajak Masyarakat Berjuang Ke Jalan Yang Benar.
Di Minawa mayoritas memiliki kepercayaan yakni menyembah berhala dan menganggap bahwa berhala adalah jelmaan tuhan. Tetapi itu semua tidak membuat nabi Yunus tergoda dan mengikuti kepercayaan masyarakat sekitar.
Nabi Yunus memiliki kisah menyedihkan di mana sejak kecil beliau harus kehilangan sosok ayah tercinta.
Nabi Yunus As di utus Allah SWT untuk mengajak para penduduk Ninawa bertaubat meninggal berhala yang di sembah nya itu, lalu mulai menyembah Allah SWT.
Namun hal itu di tolak secara mentah - mentah oleh penduduk Ninawa, sehingga membuat Nabi Yunus di usir dan bahkan di hina.
Padahal nabi Yunus memiliki niat yang sangat baik dan tidak menginginkan penduduk di sana mendapat azab dari Allah SWT. Sayang sekali penduduk sana tidak ada yang percaya dan bahkan menentang perkataan Nabi Yunus As.
Badahal waktu itu nabi Yunus As belum sempat menjelaskan azab tersebut, akan tetapi beliau merasa kecewa kepada penduduk Ninawa sehingga memilih untuk pergi.
Penduduk Ninawa tetap berseru bahwa berhala yang mereka sembah merupakan tuhan yang layak, bukan Allah SWT maupun siapapun.
Diturunkannya Azab Bagi Penduduk Ninawa.
Tidak lama setelah Nabi Yunus pergi meninggalkan penduduk Ninawa, azab itu datang terlihat dari langit yang menjadi gelap. Tetapi Nabi Yunus telah pergi meninggal penduduk Ninawa dengan menaiki kapal besar bersama beberapa awak kapal.
Ketika kapal yang dinaiki Nabi Yunus As terombang ambing, dengan berat hati nahkoda mengambil keputusan dengan mengurangi jumlah penumpang.
Nahkoda tersebut membuat undian, siapapun yang keluar nama di di undian tersebut harus di lempat ke laut.
Dan ketika dilakukan undian nama Nabi Yunus As keluar selama tiga kali berturut - turut, sehingga mau tidak mau nabi Yunus As di lempar ke laut, lalu datanglah seekor paus yang di tugaskan Allah SWT untuk menelan Nabi Yunus As.
Nabi Yunus As tersadar bahwa dirinya ada di dalam perut ikan paus, dan nabi Yunus sadar bahwa telah melakukan kesalahan besar, beliau kurang sabar dalam menghadapi dan mengajak penduduk Ninawa untuk bertaubat.
Nabi Yunus mengucap istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT, dan beliau yakin bahwa Allah SWT akan mengampuninya.
Doa Nabi Yunus As ketika berada di dalam perut ikan paus.
Beliau mengucapkan doa : "Laa ilaaha illa Anta, Subhaanaka, innii Kuntu minaz - zhalimiin"
( Tidak ada Tuhan selain Engkau, maha suci engkau, sesungguhnya aku termasuk orang - orang yang zalim ).
Tiga hari berlalu, nabi Yunus As di muntahkan oleh paus pada sebuah tanah yang tandus.
- Belajar Tentang Kesabaran.
Kisah ini mengajarkan kita betapa pentingnya kesabaran dalam menjalani tugas berdakwah, meskipun awalnya beliau merasa putus asa, tetapi akhirnya beliau menyadari bahwa segala sesuatu terjadi karena sesuai rencana Allah SWT.
Sama halnya kisah nabi Ayyub As yang mengajarkan kita akan kesabaran, beliau terus berdoa agar di sembuhkan dari penyakit kulitnya dan beliau tidak pernah menyerah.
Nabi Yunus As Mengajarkan Kita Akan Pentingnya Bertaubat.
Nabi Yunus As dan penduduk Ninawa sama - sama menunjukkan penyesalan dan memohon ampunan kepada Allah SWT, tobat yang tulus dapat menghapus dosa - dosa dan membawa keberkahan juga keselamatan.
- Wafatnya Nabi Yunus As.
Allah SWT menerima taubat nabi Yunus As dan mengutus nya untuk kembali ke Ninawa, dan setelah azab kemarin penduduk Ninawa ingin bertaubat dan Allah SWT menerima taubatan semua penduduk Ninawa.
Dan Nabi Yunus pun memutuskan untuk tinggal bersama penduduk Ninawa hingga beliau wafat.
Saat itu nabi Yunus wafat di usia 110 tahun, dan sampai saat ini ada sejumlah tempat yang di percayai menjadi tempat Nabi Yunus As berada.
Tempat itu menyerupai sebuah bukit dengan di tambahi masjid diatas nya, bahkan sampai saat ini banyak orang yang datang berkunjung di tempat itu.
Menurut sejumlah para ulama makam tersebut terletak di antara daerah Lebanon hingga Desa Arab di Masyhad.
- Hikmah Yang Bisa Diambil dari Kisah Nabi Yunus As.
Dengan penuh hikmat kisah Nabi Yunus As mengajarkan tentang kekuasaan Allah SWT, pentingnya kesabaran, kekuatan doa, dan juga pengampunan.
Nabi Yunus As memberi contoh bahwa setiap ujian dan juga cobaan adalah bagian dari rencana Allah SWT.
Beliau mengajak kaum muslimin untuk merenungi pentingnya keteguhan dalam iman dan kesabaran dalam menghadapi cobaan hidup. Dan terus berikhtiar.
Demikian kisah Nabi Yunus As yang dapat di teladani bagi semua nya, dimana beliau mengajarkan kita untuk bersabar dan sanantiasa bertaubat ke jalan yang benar, kisah ini juga menginspiratif bahwa Allah SWT maha pengampun, selagi hambanya mau bertaubat.



0 Comments:
Posting Komentar