Manusia pertama yang Allah SWT ciptakan dari tanah liat. Di dalam Al - Qur'an Allah SWT menyebutkan bahwa penciptaan Adam adalah bagian dari kehendaknya.
Malaikat pun bertanya - tanya mengapa Allah SWT menciptakan makhluk yang bisa menimbulkan kerusakan di muka bumi.
Lalu Allah SWT membentuk Adam dengan tangannya, sampai menghidupkan ruh ke dalam tubuh Adam, dan memperintahkan seluruh malaikat untuk bersujud sebagai bentuk penghormatan bukan menyembah.
Semua malaikat pun tunduk kecuali iblis yang sangat sombong, iblis menolak karena merasa dirinya lebih mulia. Dan dari sinilah permusuhan antara iblis dan manusia di mulai.
Di dalam surga Allah SWT memberi Adam pasangan yang di ciptakan dari tulang rusuknya agar menjadi teman hidup nabi Adam, mereka berdua mendapat segala kenikmatan, tetapi Allah SWT memberi satu larangan yaitu mendekati pohon tertentu.
Iblis pun akhirnya membujuk nabi Adam dan Hawa dengan tipu daya yang iblis miliki sehingga mereka tergoda dan memakan buah terlarang tersebut, akibat dari perbuatan Adam dan Hawa mereka akhirnya di turunkan ke Bumi sebagai tempat hidup dan ujian. Nabi Adam As menyesali perbuatannya dan bertaubat dengan sungguh - sungguh.
- Khalifah Pertama Di Muka Bumi Nabi Adam As.
Nabi Adam pun memulai kehidupannya di muka bumi sebagai manusia pertama. Allah SWT memberinya ilmu pengetahuan, serta menjadikannya pemimpin bagi anak cucunya. Dari keturunan nabi Adam lah manusia berkembang biak di seluruh penjuru dunia.
Beliau mendidik keturunannya untuk beribadah, mencari rezeki dengan halal, jujur, serta amanah dalam menjalankan tugas.
- Bertemu nya Nabi Adam As Dan Siti Hawa Di Jabal Rahmah.
Tempat bersejarah yang mengingatkan umat islam akan kasih sayang dan pengampunan, serta rahmat Allah SWT, tempat itu ialah Jabal Rahmah.
Jabal Rahmah yang berarti "bukit kasih sayang", yang terletak di padang Arafah dan sekitar 20 kilometer dari Masjidil Haram di Makkah. Bukit ini berukuran kecil dengan ketinggian sekitar 70 meter.
Jabal Rahmah sering menjadi tujuan kunjungan para jama'ah haji dan umrah. Jabal Rahmah menjadi sangat ramai pada tanggal 9 bulan Dzulhijjah yaitu hari Arafah.
- Berikut Keistimewaan Dan Peristiwa Penting Di Jabal Rahmah.
1. Monumen Batu Di Puncak Jabal Rahmah.
Monumen ini sering menjadi tujuan kunjungan para jamaah haji dan umrah yang datang untuk mengenang kisah bersejarah tersebut.
2. Tempat Bertemu nya Nabi Adam Dan Siti Hawa.
Jabal Rahmah dan Siti Hawa di pertemukan kembali setelah mereka diturunkan dari surga. Setelah melanggar larangan Allah SWT. Mereka diturunkan di bumi dan di tempatkan di tempat berpisah.
Mereka melalui rasa penyesalan dan pertobatan panjang, sebelum akhirnya dipertemukan kembali di Jabal Rahmah sebagai bentuk kasih sayang dan pengampunan dari Allah SWT.
4. Tempat Rasulullah Menyampaikan Khotbah Wada'.
Dalam Khotbah tersebut menekankan bahwa pentingnya menjaga hak - hak manusia dan nilai - nilai dasar islam yang harus di jaga oleh umat islam.
5. Tempat Turunnya Wahyu Terakhir.
Turunnya wahyu ini menandakan bahwa kesempurnaan agama islam, yang menjadi pedoman lengkap umat islam. Tidak ada wahyu lagi yang di turunkan setelahnya, sehingga ajaran islam telah mencakup segala aspek kehidupan.
Nabi Adam As memiliki dua putra yaitu Habil dan Qabil, tetapi kedua putra nabi Adam As memiliki perselisihan, Allah SWT memperintahkan anak nabi Adam melakukan suatu qur'an. Lalu Qur'ban Habil diterima oleh Allah SWT karena keikhlasannya. Disisi lain Qur'ban Qabil di tolak oleh Allah SWT sebab penuh rasa iri dan dengki.
Perseteruan itu terjadi dan mengakibatkan Qabil membunuh Habil. Pembunuhan ini terjadi pertama kali dalam sejarah manusia.
- Wafatnya Nabi Adam As.
Nabi Adam As hidup hingga cukup lama, bahkan ada yang menyebutnya bahwa umur beliau mencapai 960 tahun, sebelum beliau meninggal ia berpesan kepada cucunya agar selalu berpegang teguh pada Tauhid, menjauhi godaan iblis, dan selalu beribadah kepada Allah SWT.
Nabi Adam As mengingatkan bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara, dan ujian akan selalu datang silih berganti. Oleh karena itu hanya imanlah dan keteguhan hati manusia yang bisa bertahan ke jalan yang benar.
Kepergian beliau menjadi pengingat bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati dan akan kembali pada sang pencipta. Amal ibadah dan ketaatan lah yang menjadi bekal di hari esok mati.
Dari kisah ini, kita bisa belajar bahwa sifat iri dengki itu sangat bahaya, dengan itu kita harus ikhlas dalam melakukan segala sesuatu.



0 Comments:
Posting Komentar