Sahabat Religi

www.sahabatreligi.or.id Terimakasih Telah Berkunjung Di Website Kami Semoga Bermanfaat. KEUTAMAAN MENUNJUKKAN KEBAIKAN Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” [HR. Muslim]

Sejarah Nabi Isa As, Sebagai Seorang Ulul Azmi.

Nabi Isa As dikenal sebagai salah satu Rasul Ulul Azmi yang memiliki mukjizat dan sejarah yang patut untuk kita pahami dan teladani.


 - Sejarah Nabi Isa As Sebagai Seorang Ulul Azmi beserta Mukjizat nya.

    Kelahiran nabi Isa As dari Maryam ini, sempat menjadi bahan pergunjingan di tempat lingkungannya. Itu di sebabkan karena beliau lahir tanpa seorang ayah, hal ini sangat mustahil bagi manusia biasa. Namun bagi Allah SWT ini adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi. Dan membuat orang menuduh Maryam melakukan zina lalu melahirkan nabi Isa As. Kemudian Allah SWT, memberikan nabi Isa As mukjizat yang pertama yaitu dapat berbicara sewaktu bayi.

    Sabda Nabi Isa As saat itu tertulis dalam surat Maryam ayat 30. Yang artinya : Berkata Isa : "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, (QS. Maryam Ayat 30)."

    Berkat kesabarannya dan keistiqomahannya menjalani hidup dan mengemban suatu amanah, nabi Isa As pun di nobatkan dalam satu jajaran nabi dan Rasul Ulul Azmi bersama empat nabi lainnya, yakni : Nabi Nuh As, Nabi Ibrahim As, Nabi Musa As, dan Nabi Muhammad Saw. 

 Nabi Isa tumbuh menjadi pemuda yang sholih dan baik budi pekerti nya, saat beliau umur 30 tahun, ia di beri wahyu oleh Allah SWT berupa kitab Injil di Bukit Zaitun sebagai penyempurna kitab Taurat yang telah ada sebelumnya dan untuk meluruskan ajaran Bani Israil. 

   Di samping itu, Nabi Isa As dan Rasul Ulul Azmi lainnya juga di berkati dengan berbagai Mukjizat. 


   -  Mukjizat yang di miliki nabi Isa As, yakni :

    Bisa menurunkan makanan dari langit, menyembuhkan orang sakit, bisa berbicara sewaktu bayi, dan masih banyak lagi. 

 Beliau termasuk Ulul Azmi karena kesabarannya yang menghadapi Bani Israil ingkar dan pembesar yang membencinya.

 Karena mukjizat nya yang banyak itu, nabi Isa As memiliki pengikut yang senantiasa setia kepadanya. Hal ini membuat pembesar Bani Israil kehilangan kekuasaannya, lalu mereka menghasut Raja Romawi untuk membunuh nabi Isa As dan pengikutnya atas tuduhan melakukan pemberontakan. Mengetahui kabar tersebut, nabi Isa As dan pengikutnya bersembunyi dan segera menjauh dari kerajaan Romawi, sangat di sayangkan dari semua pengikutnya ada salah satu yang berkhianat dia bernama Yudas Iskariot.

    Alasan Yudas berkhianat kepada nabi Isa As tidak lain karena harta, ia membocorkan tempat persembunyian nabi Isa As dan para pengikut nya. Akhir nya para pasukan Romawi menemukan nabi Isa dan menangkapnya. Ketika Nabi Isa As, hendak di hukum Salib oleh pasukan Romawi, atas izin Allah SWT.

    Nabi Isa As di angkat ke langit, dan membuat Yudas Iskariot memiliki rupa yang sama persis seperti nabi Isa As. Hal ini membuat Yudas Iskariot lah yang di salib. Bukan nabi Isa As. 

 Menjelang hari kiamat, nabi Isa As akan kembali turun ke bumi untuk menghadapi Dajjal, sebagaimana di katakan oleh Allah SWT dalam surah An Nisa ayat 159. Yang artinya : "Tidak ada seorang pun ahli kitab, kecuali akan beriman kepadanya ( Isa ) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka." 

 - Wafatnya Nabi Isa As, Setelah Turun ke Bumi. Suatu riwayat Nabi Isa As, setelah turun dari dari langit ia akan menetap di bumi sampai beliau wafat selama 40 Tahun. 

   Beliau akan memimpin di bumi dengan penuh keadilan sebagaimana yang di sebutkan dalam suatu hadist berikut : " Demi yang diriku berada di tangannya, sesungguhnya Isa Bin Maryam hampir akan turun di tengah - tengah kamu sebagai pemimpin yang adil, maka ia akan menghancurkan Salib, membunuh babi, menolak upeti, melimpahkan harta, sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima pemberian dan sehingga satu kali sujud lebih baik dari dunia dan segala isinya." (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Nasa'i, Ibn Majah dari Abu Hurairah ). Janji Allah SWT, pasti berlaku pada semua hambanya. Semua yang bernyawa pasti akan mati, begitu juga nabi Isa As. 

 Setelah menjadi pemimpin yang adil di akhir zaman. Allah SWT akan mewafatkan nabi Isa As, hanya Allah saja yang tahu bila dan di mana Nabi Isa akan di wafatkan, setelah wafatnya nabi Isa As, dunia kemudian akan mengalami kiamat. Wallahu a'lamu bishowab. " Semua jiwa pasti akan merasakan kematian. Kalian akan di penuhi ganjarannya hanya pada hari kiamat." ( QS. Ali - Imran 185 ).

Meneladani Kisah Nabi Ibrahim SA, Sang Kekasih Allah SWT.

Dalam meneladani perjalanan hidup Nabi Ibrahim As, kita akan mendapatkan diri beliau sebagai insan yang sangat teguh dan gigih dalam menegakkan hak Allah SWT, dalam agama islam. 

    Momen Idul Adha tidak dapat di lupakan dari pengorbanan yang di lakukan oleh nabi Ibrahim. Mari kita gunakan kesempatan baik ini untuk melakukan refleksi dan meneladani perilakunya. Allah SWT menegaskan bahwa dalam diri nabi Ibrahim As terdapat teladan, hanya nabi Ibrahim yang selalu kita sebut dalam shalat, selain nabi Muhammad Saw.

    Doa yang kita baca untuk nabi Muhammad ketika tasyahud, selalu di sertakan dengan doa kita ke nabi Ibrahim As. - Keistimewaan Nabi Ibrahim As.

    Posisi istimewa nabi Ibrahim As ialah sangat di sayang oleh Allah SWT, dan di juluki sebagai kekasih Allah SWT "Khalillullah". Julukan ini terdapat pada Surat An - Nisa ayat 125. Sebab nabi Ibrahin As di juluki "Khalillullah" , pertama sebagaimana nabi Ibrahim tanpa pikir panjang menjalankan perintah Allah SWT, untuk menyembelih anaknya yang sudah di nanti sejak lama. Meski atas izin Allah SWT, nabi Ismail ( anaknya ) diganti dengan domba oleh Allah SWT. 

    Nabi Ibrahim AS juga mendapat julukan ayahanda para nabi (Abul Anbiya). Beliau melahirkan nabi-nabi setelahnya seperti nabi Ismail As, nabi Ishak As, dan nabi Yakub As hingga anak keturunan mereka. "Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang dengan ikhlas berserah diri kepada Allah, sedang dia mengerjakan kebaikan, dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi kekasih(-Nya). (QS An-Nisa 4:125)." Nabi Ibrahim As, adalah manusia pilihan terbaik. "Al - Musthafa". Sebagaimana Allah berfirman : Dan sungguh, di sisi Kami mereka termasuk orang-orang pilihan yang paling baik. (QS Shad 38:47). 

     Nabi Ibrahim juga termasuk Ulul Azmi, karena keteguhan hati yang di miliki beliau.


 
    - Pelajaran Yang Kita Bisa Ambil Dari Nabi Ibrahim As.

 - Sebagai Ayah Nabi Ibrahim selalu menghargai anaknya yaitu Ismail As. Meski Nabi Ibrahim di perintah oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya, namun beliau tidak serta menyembelih Nabi Ismail ( anaknya ).

 - Nabi Ibrahim As mencontohkan keikhlasan untuk mengorbankan anak yang di cintai nya, betapa rasa sayang Nabi Ibrahin kepada Nabi Ismail, yang lahir setelah penantian 86 tahun.

 - Nabi Ibrahin As sangat peduli dengan masa depan keturunannya. 

 - Nabi Ibrahim As selalu senantiasa mendoakan ayahnya. Meskipun hubungan yang tidak baik antara Nabi Ibrahim As dan ayahnya, membuat nabi Ibrahim di usir. Namun demikian, nabi Ibrahim sebagai anak tetap menghormati ayahnya. Ini mengajarkan kita, dalam kondisi apapun, sikap santun kepada orang tua harus di jaga. "Dan ampunilah ayahku. Sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat. (QS Asy-Syu’ara 26:86)." 

 - Nabi Ibrahim As mengajarkan kita untuk selalu memurnikan keimanan kepada Allah SWT.

 Keteguhan iman Nabi Ibrahim tidak pernah luntur sedikitpun, bahkan ketika beliau di hukum raja Namrud dan kaumnya, dengan di bakar hidup - hidup. Atas izin Allah SWT api berubah menjadi dingin. 

    Allah SWT berfirman : “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!” (QS Al-Anbiya 21:69). Dengan demikian, momen hari raya idul adha menjadikan kita untuk memperbaiki diri, semoga kita selalu di beri pertolongan oleh Allah SWT. Semoga kita senantiasa bisa meneladani sikap dan perilaku nabi Ibrahim As, ( Sang Kekasih Allah SWT ).

Nabi Palsu. Musailamah Al - Kadzab ( Penjiplak Al - Qur'an ).

Kisah Musailamah Al - Kadzab.


 Musailamah dilahirkan di wilayah Yamamah, disebuah desa yang sekarang ini disebut Al - Jibliyah, berdekatan dengan Uyainah di lembah Hanifah wilayah Nejd.

 Musailamah Al - Kadzab adalah pembohong besar, yang mengaku sebagai nabi di Zaman Rasulullah SAW. Ia menggunakan kemahiran sihirnya untuk mendapatkan banyak pengikut.

    Para sejarawan berbeda pendapat tentang nama Musailamah, ada yang mengatakan bahwa Musailamah Bin Hubaib Al - Hanafi, ada juga yang mengatakan Musailamah Bin Tsamamah Bin Katsir Bin Hubaib Al - Hanafi, ada yang mengatakan Abu Harun.

    Musailamah ialah seorang toko agama di Yamamah dan telah memiliki pengikut sebelum kerasulan nabi Muhammad Saw. Sebelum Musailamah mengaku sebagai nabi, Musailamah sering kali jalan - jalan dan masuk ke pasar yang ramai dan banyak di jumpai masyarakat Arab maupun non Arab.

    Pasar yang di kunjungi ialah pasar yang di wilayah Al - Anbar dan Hirah ( Futuh al - Buldan oleh al - Baladzuri, Hal : 100 ).

    Musailamah Al - Kadzab ialah seseorang yang memiliki kepribadian yang kuat, pandai berbicara, ia juga memiliki pengaruh di tengah Bani Hanifah, tutur katanya lembut namun ia seorang penipu, pandai menarik simpati bagi laki - laki maupun perempuan, ia menyebut dirinya sebagai Rahman Al - Yamamah, tetapi Allah berkehendak berbeda, ia pun di kenal sebagai Musailamah Al - Kadzab ( Sang Pendusta ) hingga akhir ini. 


 - Nabi Palsu Musailamah Al - Kadzab. Saat mengumumkan kenabiannya ( Nabi Palsu ), ia mengutus orang - orang pergi ke Mekkah untuk mendengarkan Al - Qur'an. Kemudian kembali ke Yamamah untuk membacakan kepadanya, setelah itu ia menirukan atau memperdengarkan ulang ke hadapan orang - orang sambil mengaku bahwa itu adalah kalamnya ( Tarikh ar - Rasul wa al Muluk oleh ath - Thabari 3 : 295 ). 

    Setelah mengklaim kenabiannya dan di terimah di tengah - tengah kaumnya, Musailamah semakin percaya diri dan semakin sesat. Ia memulai memposisikan dirinya sebagai utusan Allah SWT, ia meniru dakwah Nabi Muhammad melalui surat kepada para Raja dan Penguasa. 

    Orang - orang Yamamah begitu fanatik mengikuti Musailamah dengan dakwah kenabiannya, Musailamah juga mulai menyusun sajak ia sebut sebagai Al - Qur'an. Al - Mutasyammas Bin Muawiyah, paman dari Al - Ahnaf bin Qais, ia juga mendengarkan sajak - sajak Al Qur'an palsu yang di bacakan oleh Musailamah. 


 - Kesesatan Musailamah Al - Kadzab. Musailamah semakin mengaku bahwa dirinya adalah seorang nabi utusan Allah SWT, badahal itu tidak benar. Ia juga sering menebar propaganda sebagai kenabiannya atau bisa juga di sebut sebagai dakwah. 

    Musailamah juga memiliki seorang asisten yang bernama Hujair, ia bertugas membenarkan kalimat - kalimat yang di sampaikan oleh Musailamah. Dengan adanya pembenaran dari Hujair banyak orang - orang yang mempercayai bahwa Musailamah adalah wahyu Tuhan. 

    Selain itu, Musailamah juga bersekongkol dengan Nahar bin Unfuwah Al - Hanafi, dan ia juga menjadi tangan kanan Musailamah untuk menyesatkan atau memurtadkan banyak orang dengan ayat - ayat palsu karangannya.

    Kesesatan Musailamah Al - Kadzab semakin jadi, setelah nabi Muhammad Saw meninggal, ia masih hidup sehingga pengikutnya semakin bertambah banyak. Akhirnya Khalifah Abu Bakar As menindak tegas kesesatan ini, dan mengirim pasukan muslimin untuk memperangi mereka setelah berbagai cara yang di upayakan. 

 Peperangan ini di sebut juga sebagai peperangan Yamamah, dan di menangkan oleh kaum muslimin, sekitar 10.000 atau 21.000 orang murtad, kini berhasil ditumpaskan dan kebenaran kembali di tegakkan. 



 - Disebutkan Ada 7 Nabi Palsu di Zaman Rasulullah SAW. Dalam Nihayatul Alam karya Muhammad Al - Areifi dan juga di terjemahkan oleh Zulfi Askar. 

Berikut adalah Nabi Palsu yang hidup di zaman Rasulullah Saw.

 1.) Musailamah Al - Kadzab, ia seorang pendusta yang mengaku dirinya menerima wahyu dalam kegelapan. Ini membuat Khalifah Abu bakar Ash - Shiddiq menggelar operasi militer di bawah pimpinan Khalid ibn al - Walid, Ikrimah ibn Abi Jahal, dan Syarahbil ibn Hasanah untuk menumpasnya, dan Musailamah Al - Kadzab sendiri terbunuh di tangan Wahsyi ibn Harb RA. 

 2.) Al - Aswad al - Ansi. Ia mengaku sebagai nabi di Yaman pada masa akhir akhir kehidupan Rasulullah, ia menjadi orang pertama yang murtad pada Zaman Rasulullah Saw. 

 3.) Thulaihah ibn Khuwailid al - Asadi. Nabi palsu yang meresahkan lainnya, kaum muslimin sudah berkali kali menggelar operasi militer untuk memburuhnya. Tobatnya Thulaihah ini terjadi pada zaman kekhahlifahan Umar RA. 

 4.) Al Mukhtar ibn abi Ubaid ats - tsaqafi, ia nabi palsu yang muncul pada masa Tabi'in. Awalnya ia ber pura - pura sebagai seorang Syi'ah dan berhasil menarik banyak pengikut. Lalu ia mengaku menerima wahyu dari malaikat jibril. 

 5.) Sajah Binti al - Harits at - Taghlabiyyah, ia juga merupakan nabi palsu di kalangan wanita, wanita arab - kristen yang mengaku nabi setelah wafatnya nabi Muhammad Saw.

 6.) Mirza Ghulam Ahmad al - Qadiyani, lelaki yang berasal dari India ini mengaku telah menerima wahyu dari langit, ia juga mengatakan bahwa Allah SWT sudah memberinya kabar gembira bahwa ia akan hidup selama 80 tahun.

 7.) Al Harits ibn Sa'id Al Kadzdzab, ia awalnya mengenalkan dirinya sebagai seorang ahli ibadah di Damaskus. Setelah itu ia mengaku nabi sebagai nabi. Dengan demikian, Musailamah Al Khadzab ialah seseorang pembohong besar, ia mengklaim atau menjiplak ayat - ayat Al - Qur'an.

Kisah Air Zam - Zam. Sumber Mata Air Suci Yang Berada Di Masjidil Haram ( Makkah ).

- Asal Mula Air Zam - Zam. Kisah ini berawal dari ribuan tahun yang lalu yang berkaitan dengan kehidupan nabi Ibrahim As. Istrinya yang bernama Siti Hajar, dan mempunyai seorang anak yang bernama Ismail As. 

    Air Zam - zam adalah salah satu sumber air yang paling suci dan bersejarah bagi umat islam, dan terletak pada Masjidil Haram, kota makkah. 

    Kisah Air zam - zam berawal dari perintah Allah SWT kepada nabi Ibrahim As, untuk meninggalkan istrinya Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail As, di lembah yang tandus yang sekarang di kenal sebagai kota Makkah. 

    Pada suatu hari, kota Makkah masih belum berpenghuni, karena Makkah tidak memiliki sumber air atau tanaman yang tumbuh di situ.

    Dari sinilah mulai kisah muncul lah air zam - zam. Nabi Ibrahim meninggalkan istrinya Siti Hajar dan juga anaknya ( Nabi Ismail ) dengan sedikit persediaan makanan dan minuman. Setelah beberapa waktu, persediaan air minum yang di bawa oleh Siti Hajar habis. Dengan sabar Siti Hajar mulai mencari air untuk bayi dan juga dirinya. Siti Hajar berlari antara dua bukit, yaitu Shafa dan juga Marwa, sebanyak tujuh kali supaya menemukan air, dari sinilah kemudian menjadi dasar Sa'i dalam ibadah haji dan umrah. Namun usahanya tidak mengkhianati hasil, beliau kembali dan duduk di dekat Nabi Ismail yang kehausan. Setelah saat kembali ke tempat Ismail, Siti Hajar terkejut. 

   Dengan kekuasaan Allah SWT muncullah air dari bawah kaki Ismail yang sedang menangis. Siti Hajar segera mengumpulkan air tersebut, dan berteriak sambil mengkontrol aliran air tersebut dan berkata : " Zam, Zam, Zam, Zam.!" Yang berarti berkumpulah. Dan dari sanalah nama Zam - Zam berasal. Sampai saat ini air Zam - zam menjadi sumber kehidupan bagi mereka dan akhirnya menjadi berdirinya kota Makkah.

     Dalam waktu yang sangat singkat, air Zam - zam menarik banyak perhatian para pedagang yang sedang dalam perjalanan. Mereka meminta izin kepada Siti Hajar untuk tinggal di daerah tersebut. Dan Siti Hajar mengizinkan mereka tinggal disitu dengan syarat, mereka tidak memiliki hak atas air suci Zam - zam. 



 -  Keistimewaan Air Zam - zam. 

 .) Penyembuh Dari Segala Penyakit. Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik air di permukaan bumi adalah air Zam - zam, padanya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penyembuh dari segala penyakit.” (HR. Thabrani dan Ibnu Hibban).

 .) Niat Seseorang yang meminumnya. Jika seseorang meminum dengan niat untuk penyembuhan, maka air zam - zam akan menyembuhkannya, dan jika air zam - zam di minum untuk kebutuhan memenuhi fisik, maka air tersebut akan mengenyangkan.

 .) Setetes Air Zam - zam setara dengan seribu Tetes Air biasa. Hasil sejumlah penelitian menunjukan bahwa dalam air zam - zam setiap tetesnya mengandung air dalam seribu tetes air biasa. 

.) Memperkuat tulang dan gigi. Air zam - zam memiliki banyak kandungan kalsium yang sangat kaya, sehingga itu sangat baik untuk jaringan tulang dan gigi manusia.

 .) Memperkuat sel manusia. Sebagaimana di sampaikan oleh ilmuan Jerman dan kepala pusat medis terbesar di Munich Knuc Pfeiffer, menegaskan bahwa air zam - zam memiliki kekuatan untuk menguatkan dan memperkuat sel - sel dalam tubuh manusia. 

 .) Mengandung zat anti kuman. Penelitian ini dilakukan di Eropa dan Saudi Arabia, ia menunjukan bahwa air zam - zam mengandung zat fluorida yang mempunyai daya efektif untuk membunuh kuman. 


 - Nama lain dari Air Zam - zam.

 .) Aunnah : Yang berarti pertolongan.
 .) Ashimah : Yang berarti pelindung atau pembebas.
 .) Afiyyah : Yang berarti menyehatkan. 
 .) Barrah : Yang berarti kebaikan.
 .) Barakah : Yang berarti keberkahan. 
 .) Busyrah : Yang berarti kabar gembira.
 .) Hafiratu Abdil Muthalib : Yang berarti galian Abdul Muthalib. 
 .) Ghiyath : Yang berarti pertolongan.
 .) Hazmah Jibril : Yang berarti hentakan jibril. .) Haramiyah : Yang berarti kemuliaan. 
 .) La Tunzafu Wa La Tuzammu : Yang berarti tidak kering atau tidak tercela.
 .) Kaffiyah : Yang berarti mencukupi. 
 .) Mu'nisah : Yang berarti menyenangkan atau menghibur. 
 .) Marwiyyah : Yang berarti mengalir.
 .) Mughziyah : Yang berarti mengadung gizi. .) Muffaddah : Yang berarti tebusan. 
 .) Sayyidah : Yang berarti penghulu. 
 .) Shafiyah : Yang berarti bersih.
 .) Siqayatul Haj : Yang berarti minuman jamaah haji.
 .) Naafi'ah : Yang berarti bermanfaat. 

 Air zam - zam bukan hanya dianggap sebagai air biasa, tetapi simbol keajaiban dari Allah SWT, dan kisah yang penuh makna, kekuatan spiritual membuat air zam - zam tetap menjadi bagian yang penting bagi kehidupan umat islam.

Kisah Kesabaran Dan Keteladanan Nabi Ayyub As Yang Diuji Dengan Penyakit Kulit.

Nabi Ayyub As, ialah seorang laki laki yang sangat tampan, fisiknya bagus. Beliau tinggal di daerah Awash, bagian dari wilayah gunung Sa'ir atau negeri Adum. 

   Nabi Ayyub As, bangsa romawi dari keturunan nabi Ya'qub As bin Ishaq As.Ibunda Nabi Ayyub As keturunan nabi Luth As. Beliau memiliki istri yang sangat cantik bernama Rahmah. Nabi Ayyub memiliki 12 anak laki - laki yang sangat pintar dan juga tampan. Hidup nabi Ayyub As sangat sejahtera dan penuh dengan kenikmatan hidup. Beliau memiliki rumah yang sangat mewah, tanah yang subur, dan kebun yang sangat luas, serta tanaman tanaman yang sangat indah dan juga memiliki binatang ternak. 

   Nabi Ayyub As sangat bergelimang harta dan kesejahteraan selama 20 tahun dan tidak pernah ada cobaan di dalam hidupnya. Namun pada suatu hari, Nabi Ayyub terkena penyakit kulit yang memenuhi seluruh tubuhnya, dan penyakit ini tergolong menular, sehingga nabi Ayyub As dan istrinya di asingkan. Cobaan yang kedua datang, ketika 12 anak - anak nabi Ayyub As sedang berkumpul tiba - tiba bangunan yang mereka singgahi roboh, seketika 12 anak nabi Ayyub As meninggal semua. Lalu cobaan datang lagi ketika harta yang beliau miliki habis lenyap tidak tersisa saat ia dalam keadaan sakit dan anak - anak nya yang sudah meninggal. 

    Beliau mengidap penyakit kulit atau lepra, seluruh tubuhnya membusuk, di tubuh beliau banyak sekali belatung yang menempel. Banyak teman dan para sahabat nya menjauhi beliau karena merasa jijik, istri - istri nabi Ayyub As satu per satu mulai meninggalkan beliau. Nabi Ayyub As, diasingkan di sebuah tempat pembuangan sampah, hanya ada satu istri nabi Ayyub As yang setia dan mau menemani nabi Ayyub As.

    Istri nabi Ayyub As bekerja dari orang lain untuk mendapatkan upah, dengan upah tersebut bisa membeli makanan dan minuman untuk nabi Ayyub As. Selain bekerja keras, istri nabi Ayyub As sangat sabar menghadapi penyakit yang di derita suaminya ( Nabi Ayyub ). Masyarakat yang mengetahui istri nabi Ayyub bekerja, mereka tidak mau berinteraksi karena takut tertular penyakit, itu membuat istri nabi Ayyub sangat kesulitan mendapatkan kerja. Istri nabi Ayyub As pergi menuju orang - orang kaya dan kemudian istri nabi Ayyub menggadaikan kepang rambutnya dan membawa makanan dan minuman untuk nabi Ayyub As. 

    Kesabaran nabi Ayyub As dalam ketaatan kepada Allah SWT, sabar dan tidak melakukan kemaksiatan, sabar ketika di uji cobaan yang sangat berat. Kesabaran nabi Ayyub As terdapat pada Al Qur'an surat Sad ayat 44. Artinya : “Sesungguhnya kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik baik hamba. Sungguh dia sangat taat (kepada Allah)”. (Q.S Sad : 44). Dzikir nabi Ayyub As pun terdapat pada surat Al Anbiya ayat 83. Artinya :”Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang". (Q.S Al - Anbiya ayat 83). Sekian tahun sakit dan terus bersabar, Allah SWT pun menjawab doa nabi Ayyub As dalam surat Al - Anbiya ayat 84. Artinya : “Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah”.(Q.S Al - Anbiya ayat 84). Lalu Allah SWT mengwahyukan kepada nabi Ayyub As supaya kaki nya di hentakkan ke tanah, dan kemudian tanah itu memancarkan air yang sangat sejuk, kemudian air itu di buat minum dan juga mandi oleh nabi Ayyub As. Dengan izin Allah SWT, nabi Ayyub As sembuh dari penyakit kulitnya, belatung yang ada di badannya seketika hilang, beliau kembali sehat dan menjadi orang rupawan. 

    Allah SWT pun mengembalikan harta benda nabi Ayyub As dan melipat gandakan harta beliau, istrinya melahirkan dua anak kembar sehingga berjumlah menjadi 24 anak. Kesabaran yang di miliki nabi Ayyub As dan keimanan nya yang kuat, sehingga beliau berhasil menghadapi cobaan yang berat dalam hidupnya. 

    Kisah Nabi Ayyub As, Yang bisa di ambil hikmahnya, antara lain : 
1. Nabi Ayyub As, tidak pernah sesekali berpaling dari Allah SWT. Walaupun setan mengganggu beliau.
 2. Allah SWT menguji setiap manusia dengan masalah, karena manusia itu pasti mampu untuk melewati masalah tersebut
 3. Memperkuat iman kita kepada Allah SWT dan memperbanyak amal juga dzikir. 
4. Nabi Ayyub As menerima dengan ikhlas saat menghadapi ujian yang menimpanya.

    Kisah Nabi Ayyub As, tentu memberikan banyak pelajaran bagi umat islam, salah satunya ialah bentuk kesabaran ketika menghadapi ujian hidup, penyakit, serta kehilangan harta benda nya. Selain itu kisah ini juga mengajarkan kita bahwa seorang hamba agar senantiasa berdoa dan berharap hanya kepada Allah SWT dalam kondisi apapun. Dengan kesabaran dan bertawakal pasti akan ada jalan dan pertolongan dari Allah SWT.

Keteguhan Seorang Bilal Bin Rabbah

Biografi singkat Bilal Bin Rabbah. Terdahulu hiduplah seorang mantan budak yang masuk islam, kemudian ia menjadi seorang muazin dan ia di kenal di kalangan umat islam. Di gambarkan dia sangat tegas, memiliki tubuh tinggi, kurus, dan kulit nya berwarna hitam. Dan memiliki rambut yang sangat tebal. Siapakah dia.? Dia adalah sosok yang di kenal sebagai Bilal Bin Rabbah. 

 Singkat cerita kisah Bilal Bin Rabbah. Pada zaman Rasulullah Saw terdahulu. Hiduplah kaum jahiliyah yang hidupnya menyiksa seorang budak di tengah terik matahari yang sangat panas. Namun seseorang itu tetap bertahan dengan keimanannya, sambil ia berkata "Ahad, ahad". Beliau adalah seorang Bilal Bin Rabbah. Bilal Bin Rabbah adalah seorang budak Bani Jumah di kota makkah yang berasal dari Habasya.

 Ia dilahirkan dari seorang budak sehingga membuat nya otomatis menyandang status menjadi seorang budak. Pada waktu ia mendengar orang orang makkah dan majikannya sendiri, Umayah Bin Khalaf yang merupakan pemuka Bani Jumah. Bilal Bin Rabbah sering kali mendengar majikannya membicarakan Nabi Muhammad Saw dengan kata kata buruk dan rasa kebencian, amarah, serta tuduhan yang tidak baik. Namun berbeda dengan Bilal Bin Rabbah ia menganggap apa yang di anggap oleh majikannya itu tidak jujur dan tidak benar apa yang ia katakan.

 Hingga pada suatu hari Bilal Bin Rabbah menyadari bahwa hatinya ingin sekali memeluk agama islam dan ia ingin sekali menyambut Nabi Muhammad Saw. Kemudian Bilal Bin Rabbah menemui Rasulullah Saw, dan menyatakan bahwa ia akan memeluk agama islam. Tidak lama kemudian berita tersebut tersebar kepada kaum Bani Jumah yang sangat membenci islam. Siksaan itu pun tidak dapat di hindari oleh Bilal Bin Rabbah, pada terik matahari yang sangat panas dan padang pasir berubah menjadi layaknya neraka. 

Kaum Jahiliyah menyeret keluar Bilal Bin Rabbah. Kaum Jahiliyah dengan kejam melemparkan Bilal Bin Rabbah ke pasir yang sangat panas tanpa busana, dan diikuti oleh sekelompok laki laki yang melemparkan batu besar yang sangat panas ke Bilal Bin Rabbah. Siksaan biadab ini sangat kejam sekali dan berulang ulang di lakukan kepada Bilal Bin Rabbah, sampai pada algojo - algojo yang sempat tidak tega melihat Bilal Bin Rabbah di siksa. Tetapi para algojo - algojo akan berhenti menyiksa dengan satu syarat. Apabila Bilal Bin Rabbah menyebut nama Tuhan - Tuhan mereka. Tetapi Bilal Bin Rabbah sangat mencintai Allah SWT dan para Rasul nya, serta agamanya, tentu saja ia tidak mau menyebut nama Tuhan - tuhan mereka. Mendengar pengakuan Bilal Bin Rabbah yang tidak mau menyebut nama Tuhan - tuhan mereka, kaum Jahiliyah semakin marah, emosi, dan terus menerus menyiksa Bilal Bin Rabbah. Bilal Bin Rabbah terus mengulang kata " Ahad, ahad...!! " Dan para algojo pun memperingatkan " Katakan seperti yang kami katakan ". Tetapi Bilal Bin Rabbah menjawab bahwa " Lidahku tidak dapat mengucapkannya ".

 Malam pun tiba, kaum Jahiliyyah menawari Bilal Bin Rabbah dan seraya mengatakan " Besok, ucapkanlah kata - kata yang baik kepada Tuhan - tuhan kami, sebutkan Tuhanku Latta dan Uzza. Setelah mengatakan itu kami akan membebaskan mu dan lakukanlah sesuka hatimu, kami telah lelah menyiksamu, seolah olah kami sendiri yang tersiksa ujar kaum Jahiliyyah. Namun, tidak dengan Bilal Bin Rabbah ia tetap saja teguh dengan pendiriannya, dan tidak menuruti apa yang di katakan kaum Jahiliyyah. Mulut nya terus saja mengatakan " Ahad, ahad...!! " dan tentu saja membuat kaum Jahiliiyah terus menyiksa Bilal Bin Rabbah.

 Ketika suatu hari, Bilal Bin Rabbah di bawa ke padang pasir lagi untuk di siksa lagi, tetapi tiba - tiba Abu Bakar RA datang dan berkata " Apakah kalian akan membunuh seorang laki - laki karena ia mengatakan bahwa " Rabbku adalah Allah ", kemudian ia mengatakan kepada Umayah Bin Khalaf. " Ambillah tebusan yang lebih besar, daripada harganya dariku, lalu bebaskan dia. " Lalu Umayah Bin Khalaf pun melepaskan Bilal Bin Rabbah RA dengan senang hati. Akhirnya Bilal Bin Rabbah pun merdeka dari siksaan dan perlakuan yang sangat keji oleh mantan majikannya itu.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More